Laut memang kaya dengan berbagai kenis
hewan air dari ikan hingga makhluk-makhluk air lainnya yang mungkin
belum pernah Anda bayangkan sebelumnya. Melanjutkan postingan sebelumnya
mengenai ikan-ikan ganas dan menakutkan di lautan, berikut ini
merupakan makhluk-makhluk lain dari kedalaman lautan yang memiliki ciri
fisik dan perilaku yang aneh.
1. Naga Laut Berdaun (Leafy Sea Dragon)
Naga
Laut (phycodurus eques) memiliki sulur-sulur mirip daun di seluruh
tubuhnya yang membantunya bersembunyi di antara rumput-rumput laut,
sehingga baik mangsa maupun predatornya sulit mengetahui keberadaannya.
Naga
laut bisa ditemukan di sepanjang garis pantai Australia. Naga laut
dewasa ukurannya bisa mencapai 45cm (18 inci). Selama musim kawin, sang
betina akan menyimpan hingga 250 telur-telur yang berwarna pink terang
pada bagain bawah ekor pejantannya dimana mereka kemudian saling
menempel dan terjadi pembuahan.
2. Cumi-cumi Api Terbang (Cumi Firefly)
Cumi
api terbang (watasenia scintillans) memiliki organ yang memproduksi
cahaya yang disebut photophores - dengan memancarkan cahayanya On dan
Off, hewan laut ini mampu menarik perhatian mangsanya sebelum
menerkamnya dengan tentakelnya. Hewn ini juga satu-satunya dari jenis
cephalopod yang memiliki penglihatan berwarna (alias tidak buta warna).
Tiap
tahun di lepas pantai Toyama Bay, Jepang, miliaran cumi-cumi mungil
ini akan berkumpul untuk bertelur, menciptakan pertunjukan cahaya yang
mengagumkan (lihat gambar di atas). Cumi ini ternyata juga biasa ada di
meja-meja makan restoran di Asia:
3. Ikan Kampak (Hatchetfish) - "They Know What You Did Last Summer"
Ikan
kampak punya tubuh yang sangat kurus alias tipis, mirip mata kampak,
dan sepasang mata tubular besar yang secara permanen selalu melihat ke
arah atas - hal ini ternyata membantunya memperoleh makanan yang
berjatuhan dari atas. Sosoknya menjadi menyeramkan apalagi bola matanya
yang selalu melihat ke atas.
4. Cacing Pohon Natal (Christmas-Tree Worm)
Cacing
pohon-natal (spirobranchus giganteus) adalah sejenis cacing polychaete
kecil yang kebanyakan sering ditemukan di Black Forest Reef dan
terumbu-terumbu karang lainnya di dekat Turki raya.
Mereka
bersembunyi dalam lubang-lubang, menonjolkan kepalanya, dan saat
merasa terancam, mereka akan segera menarik kembali kepalanya ke dalam
lubang. Tentakel-tentakelnya yang mirip bulu membentuk "pohon-pohon
natal" kembar yang disebut radioles, yang akan menyaring plankton untuk
makanannya, juga membantu pernapasan (respirasi).
5. Bintang Laut Keranjang Raksasa (Giant Basket Star)
Bintang
laut keranjang raksasa (astrophyton muricatum) diperkirakan adalah
sejenis invertebrata dari jaman Mesozoik, sering ditemukan di sekeliling
Virgin Islands, Inggris.
Di
siang hari, hewan ini akan meringkuk kencang menjadi bentuk bola untuk
melindungi dirinya dari predator. Di malam hari, hewan ini akan
merangkak naik ke tempat yang lebih tinggi untuk menangkap plankton
dengan memanjangkan lengan-lengannya membentuk bentuk seperti mangkok.
Lalu, dia akan menggulung mangsanya dan sangkutan-sangkutan mungil di
lengan-lengannya akan mencegah mangsanya lepas.
6. Timun Laut yang Berbulu Lembut
Timun
laut berkulit lembut (astichopus multifidus) mampu merangkak atau
mengarungi dasar laut di Karibia, Bahama, dan Florida. Mereka mampu
meregenerasi tubuhnya yang selembut tisu
7. Siput Lidah (Flamingo Tongue Snail)
Siput lidah flamingo (cyphoma gibbosumn) adalah sejenis siput laut yang hidup menumpang pada koral-koral lunak di Kairibia.
Warna-warna
indah pada gambar-gambar di atas - itu sebenarnya bukan warna pada
kerangnya. Warna itu muncul dari suatu lapisan dari jaringan mantel
hidup yang terhubung ke kakinya - sang siput mendorongnya keluar dari
cover kerangnya. Jaringan ini juga bekerja seperti insang ikan. Jika
siput ini diserang, mantel (dan warna-warnanya) itu akan ditarik
kembali. Boleh dibilang, ini adalah satu-satunya makhluk laut yang bisa
berubah menjadi pucat jika dalam keadaan terdesak




















0 komentar:
Posting Komentar