puisiku
sendiri ku menatap langit
apakah kau tau apa yang sedang aku pikirkan
melihat rumput yang bergoyang
pada siapa aku bertanya
ku menyusuri jalan setapak yang biasa kau lalui
itu yang ku lakukan saatku merindukanmu
taukah kau kasih betapaku menyayangi
mengasihi dan mencintaimu slalu
taukah kau seberapa besar rasa itu padamu
yang tak tertandingi dengan rasa lainnya dalam hidupku :)
kamuu
kamu
wanita indah dihatiku
lentera terang di hidupku
kamu
wanita cantik di jiwaku
lampion putih di fikiranku
karena kamu
dei-dewi pun tertunduk lesu
iri akan cintamu padaku
karena kamu
dewa-dewa pun bagai arjuna layu
ingin mendapatkan kasih sayangmu
dirimu,
buatku tergila tak menentu
mengalir tanpa harus berfikir
berjalan tanpa harus melawan
untuk cintamuu
sayang
Menapak kaki-ku yang ku biarkan
Maka bila merpati telah hinggap
Pada dahan sanubari
Dan sayapnya mulai mengepakkan
Sayu-sayu asmara
Dia (merpati) pun lantas berbisik padaku
Dekatilah dia dan katakan
“Akulah yang akan mengisi hidupmu.
Mengenalmu
sayang
Menapak kaki-ku yang ku biarkan
Entah membawaku kemana
Dan di suatu penghujung jalan
Ku temukan seorang lelaki duduk di taman indah bintang''
Sambil memainkan gitar dan menyanyi
Ku tau siapa dia..
Dia adalah orang yang mengisi kekosonganku
Mengisinya dengan kasih cinta tulus lembut
Kau adalah bagian hidupku
Kau bagaikan simbol semesta alam
Tak bisaku bayangkan hidupku tanpa cintamu
Dengarkan kata hatiku, lewat hembusan angin yang kau hirup
Pejamkan matamu dan rasakan kerinduanku
Aku ingin kamu tersesat di hatiku dan tak mampu untuk pergi
Sayang :) dirimu terlalu berarti untukku
Sadarkah engkau bagaikan embun pagi, sejukkan mataku
Jika ada kata" cinta lebih dari 'i love you'
Akan ku katakan yaitu.. aku mencintaimu
Aku tanpamu butiran debu
Merpati Cinta
Cinta itu seperti merpati
Yang terbang bebas dan tak berbatas
Kita tak tahu akan hinggap dimana?
Sebab itu sebuah misteri
Yang terbang bebas dan tak berbatas
Kita tak tahu akan hinggap dimana?
Sebab itu sebuah misteri
Maka bila merpati telah hinggap
Pada dahan sanubari
Dan sayapnya mulai mengepakkan
Sayu-sayu asmara
Dia (merpati) pun lantas berbisik padaku
Dekatilah dia dan katakan
“Akulah yang akan mengisi hidupmu.
Mengenalmu
saat pertama kali bertemu
menjalani hari2 dan waktu bersamamu
tanpa lelah,resah dan bosan
entah mengapa hati ini tertuju padamu
ingin rasanya ku memiliki dirimu
yang ku panggil setiap menit ataupun detik
yang ku sebut berulang kali dalam mimpiku
yang ku simpan dalam ingatanku
setiap kali ku melihat dan menmandangmu
ingin rasanya ku menari dan bernyanyi dalam hayalan
bagiku, mengenalmu adalah anugrah terindah yang pernah ku dapat
tapii,, mengapa kau menyakiti perasaanku
tapii,, mengapa kau menyakiti perasaanku
ingin rasanya ku lupakanmu dan semua kenangan tentang kita
ku kecewa,ku terluka,ku marah padamu,
ingin rasanya ku buka lembar baru hidupku
tapii, ini semua tak mungkin
tapii, ini semua tak mungkin
karena ku terlanjur mencintaimu
terkadang ku menangis, ku bingung, dan diam tanpa kata
adakah seseorang yang tulus mencintaiku??
sayang padakuu??
mungkin nantii hingga ku terlelap selamanya.. :')
Rindu dan Hujan
Hujan ini deras tanpa guntur.
Tanpa suara-suara katak mendengkur.
Tak sisakan celah kering di tanah gersang tak subur.
Mengubah debu menjadi lumpur.
Tanpa suara-suara katak mendengkur.
Tak sisakan celah kering di tanah gersang tak subur.
Mengubah debu menjadi lumpur.
Kau..
Insan yang sedari tadi lamunku menjangkau.
Dengan benak dan khayal menujumu ku merantau.
Tanpa galau
Fokus pasti dalam angan oleh pertemuan lampau.
Sayang..
Apakah kini padaku juga lamunmu melayang?
Mungkin ya hayalku dan khayalmu bersua disebuah alam
bayang.
Melambai bebas bak kipas seorang dayang.
Aku merindukanmu.
Kini dan esokku..
Peri Kecil
ku merindukanmu bagaikan mawar..
yang merindukan cahaya matahari di musim dingin..
ketika tak ada secercah cahaya yang bisa di rengkuhnya..
ku ingin mencintai bagaikan cinta sepasang merpati..
yang tak bisa mencintai yang lain setelah mendapatkan cintanya..
ku ingin bersamamu bagikan hangatnya matahari menyinari bumi..
bunga-bunga bermekaran.. burung-burung berkicauan..
walaupun terkadang ku berpikir itu semua hanyalah mimpi..
ku ingin mewujudkan mimpi itu walau hanya di dalam mimpi ku..
dengan cinta tanpa akhir..
ku ingin mewujudkan mimpi itu jadi nyata..
bersama mu..
peri kecilku
Surat Cinta
Awan menyuratkan cinta
Menghapus duka dalam cerita
Malam hangatkan bumi kita
Keheningan datang dalam dunia
Embun bersahaja kini menyapa
Desiran debu melambai saja
Aku datang membawa berita
Andaikan dirimu kini tak ada
Kau datang membawa derita
Kau datang membawa asa
Kau datang hilangkan bahagia
Kau datang hancurkan tawa
Apakah ini kutukan sang dewa?
Nestapa tak henti membayang lara
Ataukah ini karena tuhan murka?
Meski kami tak henti berdoa
Lambaian lembut tetap setia
Mengiringi langkah cinta
Namun diri ini merasa
Dunia kini hampa
Tanpa ada makna
Yang tersisa
Menghapus duka dalam cerita
Malam hangatkan bumi kita
Keheningan datang dalam dunia
Embun bersahaja kini menyapa
Desiran debu melambai saja
Aku datang membawa berita
Andaikan dirimu kini tak ada
Kau datang membawa derita
Kau datang membawa asa
Kau datang hilangkan bahagia
Kau datang hancurkan tawa
Apakah ini kutukan sang dewa?
Nestapa tak henti membayang lara
Ataukah ini karena tuhan murka?
Meski kami tak henti berdoa
Lambaian lembut tetap setia
Mengiringi langkah cinta
Namun diri ini merasa
Dunia kini hampa
Tanpa ada makna
Yang tersisa
Rasa dalam Cinta
Saat kudekatimu
Kau tengah menangis
Saat kubasuh airmatamu
Kau tengah menangis
Saat kubasuh airmatamu
Kau pun tersenyum…
Saat kubalas senyummu
Kau dekap aku…..
ahhh….
indahnya cinta manakala jantungku berdegup
tanpa ragu mengiringi irama nafasmu
tak bisa kuberkata
saat cinta memanggil
tak mampu kuberpaling
saat cinta bertahta
hmm….
Memanglah kamu
Hanya airmatamu yang mampu
menyirami ragaku
dengan basuhan senyum
dalam dekapan cinta yang nyata
Cinta
Cinta hanya sebuah kata yang tidak tahu arti dari maknanya..
Kamu akan mengerti arti cinta disaat ada seseorang
Kamu akan mengerti arti cinta disaat ada seseorang
Yang masuk dalam kehidupanmu yang membuat kamu
Rela melakukan apa saja untuknya..
Rela terluka hanya untuk melihat senyum diwajahnya..
Dan bahkan rela terluka demi kebahagiaannya..
Ceritakan denganku
Ceritakan semua padaku.
Aku ingin tau.
Aku memang ingin tau.
Karena aku ingin ada untuk semua itu.
Aku ingin tau.
Aku memang ingin tau.
Karena aku ingin ada untuk semua itu.
Semua-mu.
Mengapa?
Kenapa?
Tangiskan jika kau mau.
Basahi dadaku dengan isakmu.
Teriakkan jika itu perlu.
Paksa aku memberikan solusi-solusi terbaikku.
Jangan menyimpannya untukmu sendiri.
Aku disini mendengarkanmu.
Aku takkan jauh untuk kau bercerita semaumu.
Mulailah dari satu hal yang kau anggap mudah untuk kau memulainya.
Aku takkan jenuh.
Takkan jemu.
Luapkan padaku.
Bahkan jika itu adalah tentangku.
Tambatan Cintaku
Seandainya kau tahu
Betapa sulitnya waktuku berlalu tanpamu
Seandainya kau mengerti
Betapa perihnya hatiku kau sakiti
Tapi kau hanya ingin tahu
Seberapa besar cintaku padamu
Seberapa dalam rindu ini ku simpan untukmu
Kau salah. . .
Cintaku kecil padamu
Lebih kecil dari kuku kuku jarimu
Tapi slalu ada. . .
Rinduku dangkal untukmu
Lebih dangkal dari mata kakimu
Tapi tetap terisi air
Cukup untuk menyegarkan hidupmu
Apalah arti cinta bila tak saling mencinta?
Apalah arti abadi bila tak saling mengerti?
Tapi cintaku tak seperti kata mutiara
Cintaku nyata
Yang tidak hanya sesaat melenakan mata
Tapi cintaku?
Bersemi laiknya turi yang tumbuh di tengah tengah ilalang
Tetap putih meski dihempas derasnya hujan
Tetap bersemi di tengah terik matahari
Itulah cintaku,
Yang hanya padamu
Ku tambatkan
Betapa sulitnya waktuku berlalu tanpamu
Seandainya kau mengerti
Betapa perihnya hatiku kau sakiti
Tapi kau hanya ingin tahu
Seberapa besar cintaku padamu
Seberapa dalam rindu ini ku simpan untukmu
Kau salah. . .
Cintaku kecil padamu
Lebih kecil dari kuku kuku jarimu
Tapi slalu ada. . .
Rinduku dangkal untukmu
Lebih dangkal dari mata kakimu
Tapi tetap terisi air
Cukup untuk menyegarkan hidupmu
Apalah arti cinta bila tak saling mencinta?
Apalah arti abadi bila tak saling mengerti?
Tapi cintaku tak seperti kata mutiara
Cintaku nyata
Yang tidak hanya sesaat melenakan mata
Tapi cintaku?
Bersemi laiknya turi yang tumbuh di tengah tengah ilalang
Tetap putih meski dihempas derasnya hujan
Tetap bersemi di tengah terik matahari
Itulah cintaku,
Yang hanya padamu
Ku tambatkan

0 komentar:
Posting Komentar